Wednesday, December 18, 2013

Animator Indonesia, Rini Sugianto dalam film the Hobbit: the Desolation of Smaug



Animator Indonesia Kembali Gebrak Hollywood Lewat 'Hobbit 2'
VOA Indonesia / 11.12.2013/Dhania Iman

Rini Sugianto, animator the Hobbit: the Desolation of Smaug, 
berfoto di set rumah karakter Bilbo Baggins (foto: dok).

Animator Indonesia, Rini Sugianto (33 tahun), kembali menggebrak Hollywood dengan hasil karya animasi terbarunya dalam film theHobbit: the Desolation of Smaug.

Animator Indonesia, Rini Sugianto (33 tahun), kembali menggebrak Hollywood dengan hasil karya animasinya dalam film the Hobbit: the Desolation of Smaug, yang merupakan bagian kedua dari film trilogi, the Hobbit, garapan sutradara Peter Jackson. Film the Hobbit ke-2 yang dirilis tanggal 13 Desember di Indonesia ini kembali menceritakan petualangan Bilbo Baggins dalam melawan naga bernama Smaug yang telah menguasai harta para kurcaci.

Merupakan suatu prestasi yang membanggakan tentunya melihat ada nama orang Indonesia yang ikut menggarap film yang telah dinanti-nanti oleh para fans di seluruh dunia ini.

“Setelah Hobbit yang tahun kemarin, waktu itu saya ikut kerja di dua film, Iron Man 3 dan the Hunger Games: Catching Fire yang sekarang sedang main. Setelah selesai dari Hunger Games, baru mulai terlibat di proses animasi Hobbit 2,” ujar perempuan yang dalam 3,5 tahun terakhir bekerja sebagai animator di perusahaan milik sutradara Peter Jackson, WETA Digital, di Selandia Baru, kepada reporter VOA Indonesia, Dhania Iman, baru-baru ini.

Sekitar 1,200 karyawan dikerahkan oleh WETA Digital untuk menggarap film the Hobbit yang ke-2 yang dikerjakan di Selandia Baru. Animatornya sendiri berkisar sekitar 100 orang.

Makin Mudah ke Kawah Ijen...


BUS DAMRI BUKA RUTE BANYUWANGI-IJEN
Rabu, 18 Desember 2013
Penulis : Ira Rachmawati

Foto VIVANews
Kompas.com
Perum Damri Banyuwangi menyediakan bus perintis yang akan melewati daerah wisata Paltuding Gunung Ijen dan Sarongan yang berada di wilayah Banyuwangi Selatan.

"Kami targetkan trayek yang akan dilewati oleh bus perintis tahun 2014 sudah bisa dijalankan.
Nanti rute trayek yang disiapkan menuju Ijen berangkat dari pelabuhan Ketapang, Licin, Jambu,
Paltuding Ijen dan terakhir Bondowoso," ungkap Heri Subagyo, Kepala Cabang Perum Damri
Banyuwangi kepada Kompas.com, Rabu (18/12/2013).

Foto Rizal Bustami
Ia menjelaskan salah satu tujuan trayek bus perintis tersebut untuk menyentuh transportasi  daerah pedesaan, karena selama tidak ada kendaraan umum yang menuju arah Bondowoso via Paltuding Ijen atau Sarongan.

"Akan ada empat armada yang kami siapkan untuk trayek Ketapang Bondowoso dan empat trayek
Sarongan ke Jajag melewati kecamatan Pesanggaran. Program ini sudah disurvei sejak tahun 2012
lalu. Dan pengadaan bus ini langsung dari pusat," ungkapnya.

Nantinya, menurut Hari, bus perintis non AC yang disediakan yang berisi 24 kursi dan ditargetkan penumpang yang terisi lebih dari 20 persen. "Kami masih belum tentukan harga tiket karena masih dalam kajian dan jika nanti sudah beroperasi kami berharap agar masyarakat bisa memanfaatkan," kata Hari.

Foto Rizal Bustami
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, M Yanuarto Bramuda kepada Kompas.com mengatakan pihaknya menyambut gembira rencana pengoperasian bus tersebut.

"Semoga saja dengan peluncuran armada perintis ini bisa menunjang pertumbuhan industri  pariwisata di Banyuwangi. Apalagi melewati jalur wisata Paltuding ke Gunung Ijen dan Sarongan dengan jalur wisata pantai Pulau Merah dan Teluk Ijo. Jelas ini akan mempermudah wisatawan  untuk mengakses kedua lokasi tersebut," katanya.
Editor : I Made Asdhiana


Lihat Peta Lebih Besar
Rute bus Damri nanti...

HARGA BENELLI MOTOBI 152 TH 2023