
Digunakan untuk Asian Games XII tahun 1962 dan Ganefo tahun 1963.
Bersamaan waktunya, dibangun pula Hotel Indonesia, Jembatan Semanggi serta pelebaran Jalan Sudirman, Jalan Moh Thamrin dan Jalan Gatot Subroto.







Cibodas - Gunung Putri, 2.5 KM Saja !
Jarak Cibodas – Gunung Putri melintasi Kebun Raya Cibodas hanya 2.5 km. Dimulai dari ketinggian 1337 dpl ke ketinggian 1542 dpl. Meski jaraknya “sejengkal”, menggoes sepeda disini alang kepalang capeknya. Kita akan terhibur karena pemandangan yang dilewati. Melayangkan pandangan ke arah bawah, hamparan perkebunan, keramaian Cipanas dan barisan perbukitan. Memandang ke arah atas, terpampang Gunung Gede Pangrango. Perjalanan ke Gunung Putri, melewati kawasan Wisata Agrowisata. Sampai ke Gunung Putri, mata akan selalu terbelalak oleh pamandangan lepas.
Di Gunung Putri kita tidak dapat lagi menikmati pemandangan karena sudah ditutupi oleh bangunan bertingkat. Lewati sajalah Gunung Putri karena tidak ada yang bisa dinikmati lagi. Turun kea arah Cipendawa (peternakan ayam), ada dua pilihan jalan. Lurus, atau belok kiri. Bila lurus, langsung ke Jalan Raya Cipanas. Sedangkan belok ke kiri, akan ada dua pilihan. Bisa ke Pasar Cipanas atau kembali ke Kebun Raya Cibodas.
Dalam pilihan ini, saya turun ke Pasar Cipanas (1008 dpl) untuk makan siang di Warung Mang Alan. Warung makan Mang Alan berada di depan Kantor Kecamatan Pacet, pas di pinggiran pasar. Menunya gabungan rasa Sunda dan masakan Minang. Soal rasa, tidak mengecewakan dan murah pula. Kelebihan masakan Mang Alan, yang berasal dari Minang ini, selalu baru. Saya makan disini sejak tahun 1985, ketika lagi giat-giatnya mendaki gunung Gede Pangrango.
Kembali ke Cibodas, berarti menggoes dari ketinggin 1008 dpl ke ketinggian 1337 dpl, dengan jarak kurang lebih 2 km. Saya naik melipiri Istana Cipanas, Makam Pahlawan, Tanjakan Berlian, Gunung Batu dan masuk lagi ke kawasan Kebun Raya Cibodas.
Saya menggoes sepeda mengambil waktu matahari terbuka. Gunanya adalah untuk melatih kelelahan otot dan pernapasan. Berlatih di ketinggian, akan menambah cadangan oksigen di dalam darah serta menambah kapasitas paru - paru. Demikian anjuran Bung Octav, pelatih pisik Team Everest Kapasus, Pelatih Pisik Putri Everest, Pelatih Pisik PSSI kepada saya. “Tampah gizi lu untuk cadangan energi,” kata Bung Octav kepada saya.
Dengan jarak hanya lebih kurang 6 km, dibutuhkan waktu menggoes 2.5 jam. Selama 2.5 jam lagi, untuk istirahat, ambil foto dan makan siang. (Rizal Bustami)
Dengan Sepeda Motor Trail Drop Logistik
Berjalan kaki ke Pesanggrahan di ketinggian 1600 dpl, membutuhkan waktu 4 jam. Bila menggunakan sepeda motor trail, cukup 1 jam saja.
Sepeda motor trail digasak terus sampai ke Cigowong, lebih kurang 1400 dpl. Istirahat dulu disini, sebelum melanjutkan pendakian ke Pesanggarahan. Dari Cigowong, menuruni celah, dan menyeberangi sungai kecil. Begitu menyeberangi sungai, gas sepeda motor digasak habis-habisan. Sepeda motor meraung-raung di tengah hutan yang rimbun, membelah keheningan. Suara sepeda motor tak terdengar bila sudah sampai di tujuan.
TRAC, kelompok sepeda motor Kuningan, Jawa Barat, bolak balik membawa logistik untuk keperluan SAR Pendaki PKS yang tersesat di Gunung Ciremai. Ada yang membawa beras, air mineral, lauk pauk, dan sebagainya. Logistik tersebut diikatkan di sadel belakang dan ada pula menggendongnya dengan keril.
Konon jalur trail ini menembus sampai ke Majalengka. Jalan untuk mendaki, berbeda dengan jalan trail. Jalan trail lebih landai, namun lebih jauh.
Sepeda motor trail sudah menjadi moda transportasi di lintasan Palutungan sampai ke Pesanggarahan. Wira wirinya kendaraan bermotor itu perlu disikapi oleh pengelola kawasan tersebut karena sudah berstatus Taman Nasional. (Rizal Bustami)